EVALUASI DESAIN ACUAN SEPATU MANUAL TERHADAP KENYAMANAN KAKI
DOI:
https://doi.org/10.58533/yj9vsx78Abstrak
Industri sepatu manual atau kriya sepatu tradisional memiliki nilai budaya dan ekonomi yang tinggi, namun masih menghadapi tantangan dari sisi ergonomi dan kenyamanan pengguna. Saat ini, banyak perajin masih mengandalkan pengalaman dan intuisi dalam membuat acuan. Ketidaksesuaian antara bentuk acuan dan anatomi kaki pengguna dapat menyebabkan distribusi tekanan yang tidak merata. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian desain acuan sepatu manual berbahan kayu terhadap kenyamanan pemakai. Pengujian dilakukan dengan membandingkan kontur acuan terhadap data anatomi kaki serta uji pakai selama lima hari untuk mengamati respons kenyamanan pengguna. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa acuan manual telah memenuhi kesesuaian ukuran secara umum pada bagian panjang dan tumit, namun ditemukan ketidaktepatan pada area ball girth dan lengkung waist yang cenderung sempit dan asimetris. Kondisi tersebut memicu tekanan berlebih pada punggung kaki dan jari kelingking hingga menimbulkan rasa sakit serta potensi iritasi saat pemakaian berulang. Selain itu, karakter material upper yang kurang fleksibel menyebabkan proses penyesuaian sepatu terhadap bentuk kaki berlangsung lebih lama dan menghambat distribusi tekanan yang merata. Berdasarkan temuan tersebut, diperlukan perbaikan desain acuan yang lebih presisi terhadap bentuk anatomi kaki lokal serta penggunaan material upper yang lebih fleksibel agar kenyamanan pemakai dapat meningkat.


